Ilok Rupo Art Gallery

Tampil Gemilang

ir-logo-copy1

Maret 3, 2009 Posted by | Galeri Foto | Tinggalkan sebuah Komentar

PATI RAMADHAN

PATI RAMADHAN
(9)
RAMADHAN BULAN JIHAD

Islam yang diturunkan melalui seluruh Rasul-Nya adalah untuk memberikan keselamatan dan kebahagiaan umat manusia, bukan saja selamat dan bahagia selama di dunia, tapi juga di alam barzah, yaumil makhsyar dan di akhirat. Untuk mencapainya manusia harus berjihad, berjuang sungguh-sungguh dengan mengerahkan segala kemampuan, baik fisik maupun psikis atau juga dengan materi. Untuk menegakkan, mempertahankan dan mengembangkan serta memeliharanya haruslah dengan menghimpun segala tenaga dan pikiran, dengan tekat yang bulat dan dengan satu niat, yaitu karena Allah semata-mata. Dengan niat yang luhur ini, perjuangan atau jihad ini disebut “Fisabilillah”.
Jihad dalam pengertian hakiki ialah dengan sungguh-sungguh memusatkan segala tenaga dan pikiran, menentang dan melawan musuh-musuh Allah. Musuh-musuh itu terdiri dari tiga macam, yaitu : yang nyata, tak nyata, yang bercokol dalam diri sendiri.

1 Musuh yang Nyata.

Musuh islam yang paling nyata adalah manusia yang berbuat zalim. Mereka adalah manusia yang bengis, tidak merasa kasihan, menganiaya, tidak adil, serakah, penindas, berbuat semena-mena dan sewenang-wenang, dan yang berperilaku buruk lainnya. Dia bisa saja dari kalangan manusia biasa, seperti penjahat, pembunuh, penipu, pengunjing, pefitnah, provokator dan lain-lainnya. Mereka bisa juga terdiri orang-orang intelektual dengan mengembangkan ideologi dan gagasan yang menyesatkan dan menyengsarakan orang banyak serta orang-orang yang ingkar dan membangkang terhadap Allah. Mereka bisa jadi dari kalangan pemerintah yang dictator yang menyatakan dirinya “Negara adalah aku, aku adalah Negara”, sehingga dia bisa saja berbuat sekehendak hati, bersutan di mata, beraja di hati, kecak lengan bak lengan, kecak betis bak betis, kata sibesar segala benar, kata sikecil serba salah. Orang-orang seperti ini tidak saja menindas rakyat dan bangsanya sendiri, tetapi mereka juga membuat huru-hara dan intervensi kenegara-negara dan bangsa-bangsa lain. Mereka menggunakan kaki tangannya untuk mencapai tujuan tersebut, yaitu militer dan polisi. Sejarah membuktikan kisah-kisahnya, baik yang tercantum dalam Al-quran, seperti Fira’un dengan Nabi musa, Namrud dengan Nabi Ibrahim, Thaghud dengan Nabi Daud, kaum Jahiliyah dengan Nabi Muhammad SAW dan lain-lainnya. Dalam abad-abad terakhir inipun terjadi hal yang demikian, antara lain Hitler, Mussolini, Napoleon, Hirohito, Himler dan lain-lainnya.
Untuk menghadang dan melawan keangkaramurkaan orang-orangyang dictator dan zalim tersebut, Tuhan mengirim pejuang-pejuang yang mampu berjihad. Mereka itu bisa saja disebut pejuang kemerdekaan, pemberontak, pejuang hak azazi manusia dan sebagainya. Di Indonesiapun banyak sejarah yang menceritakan berbagai jihad ini, sehingga mereka yang berjihad itu diangkat menjadi pahlawan dengan berbagai julukan, ada pahlawan Nasional, ada pahlawan kemerdekaan dan ada pula Proklamator.
Banyak perjuangan dan kemenangan bagi orang-orang yang berjuang terjadi dibulan Ramadhan, seperti perang Badar, perang Tabut dan Nabi Muhammad masuk kota Mekah. Dan Indonesia sendiri merdeka tanggal 9 Ramadhan 1364 H. Untuk menumpas kezaliman tersebut Tuhan telah memerintahkan perang jihad kepada mereka. Perintah ini tercantum dalam berbagai surat dan ayat, antara lain surat Al-Baqarah ayat 190, artinya :

“Perangi olehmu orang-orang yang memerangi/menzalimi kami dijalan Allah dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah membenci orang-orang yang melampaui batas”.

Maksud melampaui batas disini adalah kalau musuh-musuh itu sudah menyerah atau kalah, mereka haruslah diperlakukan dengan sebaik-baiknya. Perintah perang dan cegah lampaui batas ini terdapat juga dalam :

1. Surat Al-Baqarah : ayat 191-193; 216-218;244-246
2. Surat An-Nisaa’ : ayat 77
3. Surat At-Taubah : ayat 29; 36-52
4. Surat Al-Hajj : ayat 39-40; 58
5. Surat Al-Ahzab : ayat 16-27
6. Surat Muhammad : ayat 4-7; 20
7. Surat Al-Fath : ayat 15-20

Dalam berbagai ayat itu tidak saja disuruh perang dan bunuh orang-orang yang zalim/musuh, tapi juga orang-orang yang menfitnah, orang-orang yang mengadu domba, menghina agama dan kejahatan lainnya. Ada peperangan yang tak boleh dilakukan, yaitu disekitar Masjidil Haram. Namun, kalau orang-orang kafir memerangi di tempat itu, harus dilawan untuk melindungi rumah Tuhan tersebut.
Diatas telah dijelaskan serba ringkas, bahwa kezaliman merupakan musuh islam, baik orangnya maupun ajarannya. Kalau kezaliman dibiarkan merajalela, maka ia akan melumpuhkan ajaran Tuhan ( Islam ), tidak mustahil pula bisa melenyapkannya. Islam tidak membenarkan berinisiatif untuk berperang, tetapi untuk melawan kezaliman, Tuhan membenarkan mengambil inisiatif. Kalau tidak demikian tidak akan ada perjuangan melawan kezaliman tersebut. Inisiatif perang ini tercantum dalam surat Al-Baqarah ayat 193, artinya ;

“ Dan perangilah mereka sampai habis fitnah, dan beragamalah hanya karena Allah. Tapi kalau mereka berhenti (menyerah), maka selesailah permusuhan, kecuali terhadap orang-orang yang zalim”.

Jelas di sini orang-orang zalim harus di tumpas habis. Oleh sebab itu siapapun yang berbuat zalim, baik perorangan atau perkelompok sampai ke Negara, mereka adalah musuh Islam, walaupun di antara mereka adalah orang-orang Islam sendiri. Orang-orang Islam yangberbuat demikian di sebut munafik dan mereka di cap sebagai orang-orang yang ingkar terhadap Allah, karena tidak mematuhi larangan-Nya. Selama seorang pemimpin yang dipilih, ditunjuk oleh masyarakatnya, bertindak jujur, adil dan bertanggung jawab, patut ditaati. Namun, kalau dia bersalah dari garis-garis aturan, baik aturan agama maupun aturan organisasi, wajib ditegur, diperingatkan sampai dilengserkan atau diperangi. Dalam hal ini Rasulullah memberi petunjuk :
“ Jihad yang paling utama adalah menyampaikan perkataan yang hak terhadap penguasa yang zalim. (HR. Abu Daud, Tarmizi dan Nasani).
(bersambung)

ISKANDAR ZAKARIA

Februari 25, 2009 Posted by | keramik antik | Tinggalkan sebuah Komentar

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Februari 25, 2009 Posted by | keramik antik | Tinggalkan sebuah Komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.